Tips Mendaki Gunung Marapi Sumbar

Tarif dan Info Perjalanan

Kali ini kita akan menceritakan perjalanan pendakian ke Gunung Marapi Sumatra Barat dan sedikit berbagi tips, namun sebelum itu ada baiknya kita mengenal gunung marapi sumbar ya. Menurut informasi yang kami dapat Gunung Marapi Meletus terakhir tahun 2014 dan merupakan gunung paling aktif di Sumatra, dan Gunung Marapi Terletak di Provinsi Sumatra Barat administrasi Kabupaten Agam, bagi yang belum tau bahwa Gunung Marapi Ketinggian 2891 mdpl, berada di tempat yang strategis diantara tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Padang Panjang.

Tips Mendaki Gunung Marapi Sumbar dan Info lainnya


Adapun mengenai tarif sebagai berikut :

o Biaya parkir bus umum Rp.30.000-40.000 per orang dari Basko Mall Padang ke pasar Koto Baru, setelah sampai pasar Koto Baru transit menggunakan kendaraan desa dengan biaya sekitar Rp.10.000.
o Jika kendaraan pribadi, motor dikenakan tarif parkir Rp.15.000 per motor, dan Rp.25.000 per mobil, biaya parkir bisa berubah tergantung oleh kondisi.
o Biaya registrasi di pos masuk sebesar Rp.15.000 per orang di hari liburan dan bisa berubah tergantung situasi.

Perjalanan pendakian berawal dari pos masuk, setelah membayar registrasi dan mendaftar mulainya kita berjalan menaiki jalan yang sedikit naik disambut disebalah kiri dengan kebun-kebun wortel dan sayur-sayuran yang hijau dan asri. Kemudian Anda akan jalan sedikit menurun yang disebelah kanan terdapat tanaman buah seperti semangka, apel terlihat berbuah segar, namun jangan coba-coba untuk masuk dan mengambil tanpa izin karena ada penjaganya lolongan anjing yang tak terikat kadang terdengar diarah yang tak terduga.

Jalur yang akan dilewati bermula dengan jalan yang beralaskan tanah biasa, kemudian jalur itu akan berganti dengan bebatuan, dan itu tandanya Anda sudah di pintu angin. Pintu angin ialah Perubahan batas vegetasi tanaman hijau dengan batuan gunung. Jika dilanjutkan perjalanan Anda maka akan melihat cadas. Atau disebut leher gunung yang bebatuannya sebesar genggaman tangan orang dewasa. Anda harus berhati-hati dalam trek yang bebatuan. Disamping itu, Jarak tempuh Gunung Marapi kurang lebih 7-8 Kilometer karena jalannya pendakian dan kemarin sempat hujan maka sampai cadas kurang lebih 8-9 jam itu tergantung kondisi fisik dan kondisi alam. Budaya yang akan Anda temui berawal dari panggilan, disana panggilannya “pak” untuk laki-laki dan “buk” untuk perempuan . dianjurkan untuk menyapa dan saling tolong menolong dan support karena setiap pendaki adalah saudara. Ada fenomena dimana anak TK dan SD yang masih kecil sudah ikut mendaki ke Gunung Marapi bersama orangtuanya dan itu sungguh luar biasa.

Baca Juga : Tips Mendaki Lanjutan

Jika perjalanan malam cuaca dan suhu akan berubah secara drastis dan akan gelap, pakailah jaket yang tebal, dan kalau Anda mau mendaki coba senter gunakan secara efesien. Perjalanan 9 jam kalau boros dengan daya bisa gawat, disana tidak akan menemui stok kontak atau listrik. Jika tidak dimungkinkan untuk melanjutkan perjalanan di malam hari, cobalah dirikan tenda dan beristirahat.
Pendirian tenda biasanya di cadas. Jika sudah sampai cadas cobalah dirikan tenda dulu dan perhatikan keadaan sekitar apakah sudah aman atau belum terkadang batu puncak bisa terkena angin maka carilah posisi yang baik. Jika malam hari sampai di cadas cobalah beristirahat dan lanjutkan besok pagi jam 03.00 WIB untuk melihat sunrise dan kurang lebih 1-2 jam perjalanan. Jika Anda mendirikan tenda di atas puncak sangat beresiko sekali adanya badai dan angin kencang, disekeliling tenda juga harus dilingkari dan disusun baru untuk menutupi dari terpaan angin langsung, namun ada beberapa yang mendirikan tenda di puncak.

Setelah sampai dipuncak, kurang afdol kalau belum ke beberapa tempat dan berfoto di 4 lokasi, yaitu pertama akan ditemui tugu Abel Tasman wafat 5 juli 1992 disebelah kiri, disamping kanannya terdapat Memorial Mulzafri (Pak Guru) wafat 26 April 2015, kemudian berjalan ke Puncak Merpati, kemudian Puncak Garuda, dan turun ke Taman Edelweis, dan Anda bisa melihat Padang Panjang, Danau Singkarak dan Kota Bukit Tinggi dari atas puncak.

Tips Mendaki Gunung Marapi Sumbar

1. Berdoa kepada Allah swt, Berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa, berdoa menurut kepercayaan masing-masing agar diberikan kemudahan dan kekuatan dalam perjalanan nanti.
2. Lakukanlah pendakian pada musim panas dan jangan saat musim hujan. Karena jalur pendakian akan lebih licin dan lebih sulit dari biasanya.
3. Persiapkan perlengkapan seperti slepping bag, tenda, sepatu, lampu senter, logistik dan air yang sangat cukup untuk seluruh regu Anda. Slepping bag jangan sampai lupa diatas gunung dinginnya luar biasa.
4. Jauhi mendaki saat malam hari, karena trek dan binatang masih ada di hutan, jika masih sanggup mendaki malam hari silahkan untuk sigap dan hati-hati.
5. Jangan buang sampah sembarangan, saat turun masukkan sampah di dalam plastik untuk dikumpulkan dan dibawa ke samping pos pendaftaran disana sudah ada petugasnya.
6. Banyak orang Mendaki di akhir pekan dan libur sekolah sehingga tempat mendirikan tenda berkurang. Jika tidak suka dengan keramaian maka pilihlah selain hari libur sekolah dan weekend.
7. Latihlah fisik dengan marahton sebelum mendaki dan untuk lebih lengkapnya silahkan baca juga Tips mendaki disana lebih lengkap ada 12 tips.

Untuk menutup mungkin kami sampaikan bahwa bawalah lebih banyak uang untuk bisa membeli aksesoris atau baju disana, kenanglah sebuah moment dengan sebuah aksesoris yang bisa diingat sampai anak cucu. Dan hati-hati saat perjalanan pulang, otot betis mungkin naik dan pengalaman juga naik pastinya. Sekian dan Salam lestari.....